Bawaslu Katingan Dorong Penguatan Pengawasan Partisipatif dalam Rakor Pencegahan Se-Kalimantan Tengah
|
Kasongan – Bawaslu Kabupaten Katingan terus berupaya memperkuat pengawasan partisipatif dengan mengikuti Rapat Koordinasi Pencegahan yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Kalimantan Tengah bersama seluruh Bawaslu kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah Via Zoom Meeting pada Kamis (16/07/2026). Melalui kegiatan ini, Bawaslu mengevaluasi pelaksanaan program pencegahan sekaligus menyusun strategi agar masyarakat semakin aktif terlibat dalam mengawal proses demokrasi.
Rapat koordinasi tersebut membahas berbagai program pengawasan partisipatif, seperti Forum Warga, Konsolidasi Demokrasi, Kampung Pengawasan Partisipatif, Pojok Pengawasan, hingga Komunitas Digital. Selain mengevaluasi capaian setiap daerah, forum juga membahas optimalisasi pelaporan kegiatan agar seluruh aktivitas pencegahan yang telah dilaksanakan dapat terdokumentasi dengan baik dalam sistem informasi Bawaslu.
Bagi masyarakat, penguatan program pengawasan partisipatif menjadi langkah penting karena membuka ruang keterlibatan warga dalam menjaga kualitas demokrasi. Melalui forum-forum tersebut, masyarakat dapat memperoleh pendidikan kepemiluan, menyampaikan informasi, hingga berpartisipasi dalam upaya pencegahan potensi pelanggaran pemilu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dalam forum tersebut, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Katingan, Usman Sitepu, menyampaikan sejumlah masukan berdasarkan pengalaman pelaksanaan program di Kabupaten Katingan.
"Kami melihat masih diperlukan penegasan mengenai klasifikasi berbagai kegiatan pengawasan partisipatif agar tidak terjadi perbedaan pemahaman dalam proses penginputan. Selain itu, kami juga berharap data dan dokumen pembentukan Kampung Pengawasan Partisipatif yang pernah dibentuk dapat ditelusuri kembali sehingga program tersebut dapat dihidupkan dan dikembangkan," ujar Usman Sitepu.
Selain menyampaikan masukan, Bawaslu Kabupaten Katingan juga menyoroti pentingnya pendampingan teknis secara berkelanjutan kepada seluruh Bawaslu kabupaten/kota agar pengisian data kegiatan dapat dilakukan secara seragam. Kesamaan persepsi dinilai menjadi kunci agar seluruh program pencegahan yang telah dilaksanakan dapat tercermin secara utuh dalam sistem pelaporan nasional.
Melalui rapat koordinasi ini, Bawaslu Provinsi Kalimantan Tengah bersama Bawaslu kabupaten/kota berkomitmen memperkuat sinergi dalam membangun budaya pengawasan partisipatif. Berbagai inovasi, seperti pengembangan komunitas digital, Forum Warga, Pojok Pengawasan, hingga Kampung Pengawasan Partisipatif diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam menjaga integritas penyelenggaraan pemilu dan pemilihan.
Bawaslu Kabupaten Katingan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam pengawasan pemilu. Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan pemilu yang demokratis, jujur, adil, serta berintegritas.
Humas Bawaslu Kabupaten Katingan.