Bawaslu Katingan Ajak Generasi Muda Kenali Peran Pengawasan Pemilu Melalui Podcast Edukatif
|
Kasongan – Bawaslu Kabupaten Katingan terus berupaya mendekatkan informasi kepemiluan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, melalui berbagai media komunikasi yang mudah diakses. Salah satunya dengan menghadirkan Podcast Bawaslu Kabupaten Katingan bertajuk "Bawaslu Kerjanya Ngapain, Sih? Yuk Kenalan Lebih Dekat!" yang membahas tugas, fungsi, dan peran Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi. Podcast tersebut menghadirkan Ketua Bawaslu Kabupaten Katingan, Yosafat Erictovia Kawung, S.H., M.H., sebagai narasumber.
Dalam podcast tersebut, masyarakat diajak memahami bahwa Bawaslu tidak hanya hadir ketika terjadi pelanggaran atau saat hari pemungutan suara. Sebaliknya, pengawasan telah dilakukan sejak awal tahapan Pemilu melalui berbagai upaya pencegahan, edukasi kepada masyarakat, koordinasi dengan para pemangku kepentingan, pengawasan setiap tahapan, hingga penanganan laporan dugaan pelanggaran.
Ketua Bawaslu Kabupaten Katingan, Yosafat Erictovia Kawung, menjelaskan bahwa pengawasan Pemilu tidak dapat berjalan optimal tanpa keterlibatan masyarakat. Oleh karena itu, Bawaslu lebih mengedepankan langkah-langkah pencegahan melalui sosialisasi, pendidikan politik, dan penguatan pengawasan partisipatif agar masyarakat memahami aturan kepemiluan sejak dini.
"Kami bekerja sejak sebelum hari pemungutan suara melalui pencegahan, edukasi, koordinasi, pengawasan setiap tahapan, menerima laporan masyarakat, hingga menyelesaikan persoalan selama proses Pemilu."
Selain itu, podcast juga memberikan pemahaman mengenai struktur kelembagaan Bawaslu yang berjenjang, mulai dari tingkat pusat hingga Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sistem tersebut dibangun agar pengawasan dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia dengan tetap berada dalam satu koordinasi kelembagaan. Masyarakat juga diperkenalkan dengan mekanisme kerja Bawaslu, termasuk pengambilan keputusan strategis yang dilakukan melalui rapat pleno.
Tidak hanya menjelaskan tugas kelembagaan, podcast ini turut mengajak generasi muda untuk menjadi bagian dari pengawasan partisipatif. Bentuk keterlibatan tersebut dapat dimulai dari tidak menyebarkan hoaks maupun ujaran kebencian, berani melaporkan dugaan pelanggaran Pemilu, menggunakan media sosial secara bijak, serta aktif mengikuti informasi dari kanal resmi Bawaslu. Langkah-langkah sederhana tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas demokrasi di tengah masyarakat.
Yosafat menegaskan bahwa menjaga demokrasi bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara Pemilu, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, terutama pemilih muda yang akan menentukan arah demokrasi di masa depan.
"Jangan hanya menjadi penonton demokrasi. Jadilah bagian yang ikut menjaganya."
Melalui podcast edukatif ini, Bawaslu Kabupaten Katingan berharap masyarakat semakin memahami tugas dan fungsi lembaga pengawas Pemilu sekaligus terdorong untuk berpartisipasi aktif dalam mengawal setiap tahapan Pemilu. Dengan pengawasan yang melibatkan masyarakat, diharapkan pelaksanaan Pemilu dapat berlangsung secara jujur, adil, demokratis, dan berintegritas.
Humas Bawaslu Kabupaten Katingan