Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Katingan Perkuat Kesiapan Bukti Sejak Dini

Tangkapan layar yang menampilkan suasana kegiatan rutin "Jumat Berbagi" yang dilaksanakan secara daring oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Katingan melalui platform Zoom Workplace pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Tangkapan layar yang menampilkan suasana kegiatan rutin "Jumat Berbagi" yang dilaksanakan secara daring oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Katingan melalui platform Zoom Workplace pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Kasongan - Bawaslu Kabupaten Katingan memperkuat kesiapan menghadapi potensi sengketa Pemilu atau Pemilihan, melalui pengelolaan bukti dan dokumen secara disiplin sejak awal. 

Hal tersebut disampaikan narasumber Moch. Saddam Aliarahman dalam kegiatan Jumat Berbagi yang dilaksanakan secara daring pada akhir pekan kemarin dan diikuti Ketua serta Anggota Bawaslu Kabupaten Katingan bersama staf sekretariat.

Dalam paparannya, Saddam menekankan bahwa kesiapan menghadapi persidangan tidak hanya dilakukan ketika perkara sudah masuk ke Mahkamah Konstitusi (MK), tetapi harus dibangun sejak proses penyusunan dan pengelolaan dokumen pada setiap tahapan.

“Kesiapan memberikan keterangan persidangan tidak dimulai di MK. Ia dimulai dari kedisiplinan kita menyusun Form A hari ini,” ujar Saddam.

Saddam, mengatakan, salah satu praktik yang disampaikan adalah melakukan digitalisasi secara cepat dengan memindai seluruh Form A dalam bentuk PDF pada hari yang sama. 

Dokumen tersebut, sebut Saddam lagi, kemudian dikelola melalui struktur folder digital berdasarkan setiap tahapan, sehingga bukti pengawasan dapat ditemukan secara mudah dan sistematis ketika dibutuhkan.

Selain digitalisasi, Saddam juga mendorong pemberian kode atau label pada dokumen fisik segera setelah pleno, serta melakukan evaluasi setiap tahapan melalui audit internal khusus terhadap kelengkapan bukti. 

Langkah tersebut, sebutnya, dinilai penting untuk memastikan setiap proses pengawasan memiliki jejak dokumentasi yang tertib.

“Jangan menunggu sengketa terjadi baru kita mencari dokumen. Bukti harus sudah siap, tertata, dan mudah ditelusuri sejak awal,” katanya.

Saddam menegaskan, penguatan administrasi dan bukti pengawasan merupakan bagian penting dalam menjaga kredibilitas kelembagaan.

 “Kebiasaan taktis yang kita bangun hari ini akan menjadi kekuatan ketika lembaga membutuhkan bukti yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.

Kegiatan Jumat Berbagi menjadi ruang pembelajaran internal bagi jajaran Bawaslu Kabupaten Katingan untuk meningkatkan kapasitas dan menyamakan pemahaman.

Humas Bawaslu Kabupaten Katingan